Kalimat Sejuk
Selamat datang wahai hati yang sudah lama tak
bertemu
Apa kabarmu?
Engkau terlihat baik-baik saja
Aku baru tahu bahwa merindu itu seperti itu
Mataku berair, aku tak bisa menghindar dari
kenyataan
Hatiku penuh dengan kecemasan
Setiap kali aku berkaca, yang terlihat hanyalah mata
yang penuh dengan kebohongan
Lelah, menantikan kehadiranmu
Berkata bahagia, namun merenung sendirian di tengah
malam
Berpura-pura bahagia, padahal aku begitu sakit
menahannya dalam dada
Berserah pada-Nya, Allah Pencipta Semesta
Ku kejar dia tiap malam
Mencarinya, manahan kerinduan
Mengatakan padanya suatu kebenaran
Yang terasa, yang tak dapat ku katakan dengan
sempurna
Ku hanya punya harapan pada-Nya yang layak untuk ku
pinta pada-Nya
Ini karenamu, aku memintamu
Mataku sering tak dapat terpejam lama
Tidurku tak lagi nyenyak seperti sebelumnya
Tapi kini engkau di hadapanku
Ku lihat air mata menetes di pipimu
Ingin ku sentuh itu, ingin ku hapus air matamu
Dia hadirkan engkau pada waktu dimana aku tulus
menantimu
Suatu hadiah tak berbentuk lembaran kertas, namun
itu adalah kerinduan
Hadiah sebuah kejujuran
No comments:
Post a Comment