Cinta Dalam Diam
Oleh. Nia Kurniati
Mataku berair sejak pagi
Hatiku terus berbicara tentang suatu kalimat
Tolong
Tolong jagakan dia untukku
Tetapkan hatinya agar diberikan hanya kepadaku
Tetapi waktu pasti akan terus berputar
Angin akan bertiup kencang
Jangan menyerah
Jangan patah
Kendalikan
Kuatkan
Sabarlah hati
Mungkin engkau sedang di uji
Biarlah angin meniup samudera di lautan
Menghempas segala apa yang menghalang
Karena kadang hatiku lemah tidak bisa lagi menahan amarah
Atau karena sudah bisu tidak bisa bicara
Jangan biarkan api mengudara
Siramlah walau harus dengan air mata
Jaga ya
Jangan sakit
Mungkin Allah sedang cinta-cintanya
Haruskan aku seduhkan kopi
Atau menyelimutimu saat engkau ingin tertidur
Ku tahu lelahmu
Suamiku
Ada satu yang tak akan tertinggal dariku
Adalah doaku
Hingga padi kemudian tumbuh
Hingga udara menguning menjadi jingga
Atau hingga matahari akan terbenam nanti
Cinta dalam diam
Bergeraklah ke tepian
Jaga langkah kakimu
Jangan goncang
Pasang pasak benar-benar
Lembut, laun terus didekap dengan doa
Jangan tenggelam begitu saja
Atas segala yang belum digenggam
Kumohon jangan bergetar
Tuhan sedang cinta
Mungkin besok pasti bisa
Sabarlah, hati mungkin kini sedang diuji
No comments:
Post a Comment