Masih penasaran dengan kisah Luqmanul Hakim dan Anaknya. Di bawah ini adalah terkait kisah nasihat Luqman kepada anaknya yang tidak di sebutkan dalam Al-Qur'an.
Umar bertanya, "Apakah wasiat Luqman yang disebutkan di dalam Al-Qur'an telah mencakup semua wasiatnya?"
Ayah menjawab, "tidak anakku." Kemudian Umar kembali berkata kepada ayahnya, "Kkalau begitu, sebutkanlah sebagian wasiatnya Ayah."Lalu Luqman menjawab dalam beberapa kitab tafsir yang tidak dipaparkan pada Al-Qur'an, diantaranya adalah,
- Wahai anakku, sesungguhnya dunia adalah sebuah samudera yang dalam, yang dapat membuat manusia tenggelam. Oeleh sebab itu, jadikanlah perahu yang kamu gunakan untuk menyeberangi samudera tersebut adalah ketakwaan kepada Allah yang berisikan keimanan kepada Allah berlayarkan tawakkal kepada Allah. Mudah-mudahan kamu selamat dalam mengarungi samudera tersebut.
- Wahai anakku, orang yang selalu menasehati dirinya sendiri, akan selalu mendapatkan perlindungan dari Allah Ta'ala. Orang yang jujur terhadap dirinya sendiri, Allah akan menambahkan kemuliaan untuknya. Menghinakan diri demi melakukan ketaatan kepada Allah Ta'ala akan semakin membuat dia mulia
- Wahai anakku, janganlah kamu berutang. Karena berutang adalah siksaan di siang hari dan persoalan di malam hari.
- Wahai anakku, selalulah memohon kepada Allah Ta'ala agar jangan sampai kamu berani melakukan kemaksiatan.
- Whai anakku, orang yang berbohong berarti orang yang tidak punya rasa malu. Orang yang buruk akhlaknya, banyak persoalannya.
- Wahai anakku, aku mampu mengangkat batu besardan besi serta semua benda yang berat. Akan tetapi, aku tidak tahan menghadapi tetangga yang buruk. Aku tidak pernah mengecap sesuatu yang lebih pahit daripada pahitnya kemiskinan.
- Wahai anakku, Janganlah kamu utus seorang yang bodoh. Jika kamu tidak mampu mendapati orang yang bijaksana, maka utuslah dirimu sendir.
- Wahai anakku, janganlah kamu santap makanan ketika kamu telah merasa kenyang. Sesungguhnya makanan yang hendak kamu santap tersebut lebih baik kamu berikan kepada anjing, daripada kamu santap sendiri.
And..... masih banyak banget temen-temen. Kalau penasaran langsung beli aja Buku Karya Adil Musthafa Abdul Halim. Judulnya Kisah Bapak & Anak dalam Al-Qur'an. Semoga bermanfaat teman-teman. Nah berikut adalah gambar buku Karya beliau itu. Silahkan untuk mencari.Jazakumullah khair.
Catatan kaki :
Musthafa Abdul Halim, Adil. 2007. Kisah Bapak & Anak dalam Al- Qur'an. Jakarta: Gema Insani

No comments:
Post a Comment