Wednesday, July 4, 2018

Tafsir Al-Qur'an Kontemporer Al Fatihah Ayat 3


QS. Al Fatihah Ayat 3
 
الرَّحْمنِ الرَّحِيم
 
Artinya : "Maha pemurah lagi Maha Penyayang"
 
 
     QS. Al Fatihah merupakan surat pembuka pada Al-Qur'an. Terdapat beberapa sebutan/penamaan untuk Al Fatihah ini, diantaranya ada yang menyebutnya dengan nama Ummul Qur'an yang berarti induk Al Qur'an atau intisari Al-Qu'an karena menyangkut dengan persoalan pokok yang disoroti Al-Qur'an itu sendiri, yakni tentang aqidah (keyakinan), syariah (tata peribadatan/syar'i), dan Al Qashas (riwayat).
     Selain Ummul Qur'an, Al Fatihah juga disebut sebagai Al Asas yang berarti dasar atau pondasi. Dikatakan demikian, karena Al Fatihah merupakan pondasi atau pijakan untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan panggilan lainnya dari Surat ini adalah Sab'ul Matsani yang berarti 7 ayat yang terus di ulang. Ini dibuktikan pada kegiatan ibadah shalat, yang mana surat ini harus selalu dibaca dalam setiap rakaat shalat.
     Ayat yang sudah ditulis paling atas itu merupakan ayat ke-3 dalam QS. Al-Fatihah. Dalam ayat itu menyebutkan bahwa Allah Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang. Sebelum ke pengertian secara kompleks, mari kita cari tahu terlebih dahulu rincian dari ayat ke-3 dalam QS. Al Fatihah ini.
     Dalam ayat ke-3 tersebut terdapat kata Rahman dan Rahim. Kedua kata tersebut berasal dari kata rahmah yang berarti kasih tanpa akhir, cinta tak bertepi. Menurut terjemahan rahman dan rahim juga di artikan sama, yakni maha pemurah  lagi maha penyayang atau bisa juga dibalikan maha penyayang lagi maha pemurah. Namun berbeda menurut tafsir.
     Menurut tafsir, arti rahman adalah kasih sayang Allah terhadap seluruh Makhluk-Nya. Contohnya seperti Allah memberi kekayaan pada seorang hamba di dunia namun dia tidak beriman kepada Allah. Itu menunjukkan bahwa ada Rahman padanya, namun tetap dia tidak akan terlepas dari Adzab Allah. Selanjutnya rahim menurut tafsir artinya adalah kasih sayang Allah terhadap Makhluk Allah untuk makhluk yang beriman saja. Contoh rahim itu turun pada makhluk-Nya diantaranya, penuh semangat menjalankan ibadah wajib, melaksanakan juga ibadah sunnah, mencari nafkah dengan cara halal dan lain-lain. Maa syaa Allah. Maka Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab 33:34, artinya "Dan dia maha rahim pada orang-orang beriman."
     Baik dapat kita tarik kesimpulan pengertian rahman dan rahim ini. Intinya rahman dan rahim merupakan Kasih sayang Allah pada Makhluk-Nya yang tidak bertepi dan tanpa akhir, hanya saja terdapat tingkatan kasih sayang Allah yang paling tinggi pada hambanya yang beriman pada-Nya. Betapa manusia tidak boleh lupa terhadap segala pemberian Allah dan karunia-Nya sebagai tanda cinta dan kasih sayang-Nya pada kita Makhluk ciptaan Allah.
     Dengan ini seharusnya manusia dapat mencontohnya. Berlaku kasih sayang terhadap siapa pun, bahkan kepada orang yang kita benci sekali pun. Sebab dengan itu, kita akan menjadi hamba yang pemaaf, dermawan, berpikir positif, berlaku adil, dan menempatkan orang lain secara proporsional. Bukankah akan terasa bahagia dan tenang nya kita hidup di dunia yang fana ini, jika setiap insan- hamba Allah saling sayang-menyayangi. Saling menumbuhkan rasa kasih sayang kepada sesama, dan tidak memilih-milih dengan siapa harus memberikan rasa kasih sayang. Yaps,
      Suatu kewajiban seorang hamba berbuat baik terhadap sesamanya, ini sesuai dengan firman Allah di bawah ini, yang artinya,
"Dan bertutur katalah yang baikkepada manusia, laksanakan salat dan tunaikan zakat." (QS. Al-Baqarah: 83)
     Nahh. barulah kita mulai hari yang baru, hidup yang baru, membuka lembaran baru. Saling melupakan masa lalu, saling melupakan segala keburukan siapapun itu. Berusaha untuk mengamalkan segala perintah Allah, serta menjauhi segala larangannya. Siip, termasuk mengikuti perintah-Nya untuk saling sayang menyayangi, memiliki kemurahan hati untuk bergabung, berkumpul, dan menyayangi siapapun kita, karena Allah aja Maha Pemurah dan Maha Penyayang, masa kita ngga mau ngikutin. he! 
 
 
Catatan Kaki:
Amiruddin, Aam. 2004. Tafsir Al-Qur'an Kontemporer Juz Amma Jilid 1. Bandung: Khazanah Intelektual
 


No comments:

Post a Comment

Kalimat Sejuk Oleh Nia Kurniati

Kalimat Sejuk Selamat datang wahai hati yang sudah lama tak bertemu Apa kabarmu? Engkau terlihat baik-baik saja Aku baru tahu ...