Hening
Oleh. Nia Kurniati
Wangi rindu terasa di kamarku
Udara dan sesekali bau asap juga masuk lewat lubang jendela
Terasa begitu dingin
Ah.. apa ini yang merasukiku
Waktu pada jam dinding masih terlihat jelas berdetak di mataku
Urat nadi pun juga masih sama
Apa ini bukan waktu sebenarnya
Tidak,
Kain di lenganku menyapu bersih air yang terus membasahi
Wajah juga tak bisa membohongi
Adakah salam darinya yang masuk lewat pintu?
Apakah besok akan datang?
Apakah iya?
Satu saja salam yang hangat mengubah dingin kala hening
Membuka pintu, memberi selimut, senyum dan pembuktian
Bukan sekedar ada untuk tiada
Ada untuk sama-sama pergi kesana
Tahukan kamu wahai hening
Jauh dari sini, dari waktu sedang berdetak ini
Aku sulit membuka mata hanya untuk sebuah waktu
Manusia yang wajar
Begitu kata orang
Tidak asal untuk membuka jendela kala hening tiba
Andaikan waktu itu cepat melesat
Mampirlah dulu
Untuk bersiap
Menuju telaga disana
Hening
Monday, July 2, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kalimat Sejuk Oleh Nia Kurniati
Kalimat Sejuk Selamat datang wahai hati yang sudah lama tak bertemu Apa kabarmu? Engkau terlihat baik-baik saja Aku baru tahu ...
-
Bismillah. Berbicara mengenai media internet, media sosial, atau media maya tentu sepenuhnya sudah kita sadari bahwa ini ...
-
Bismillah... "Mungkin yang paling mudah itu Menyerah. Tapi yang paling susah itu hadiahnya Tak terhingga." Quotes, by Me. ...
-
Ini merupakan cerita yang saya masukan dalam event menullis bareng bersama Redaksi Airiz. Event ini diikuti oleh 36 peserta secara ke...
No comments:
Post a Comment