Rasulullah berdoa:
"Aku memohon kepada-Mu, kelezatan memandang wajah-Mu dan kerinduan bertemu dengan-Mu."
HR. Ahmad, No Hadits:17605 dan 20678
Duhai cinta.. memesonakan aku yang sedang kemarau
Berteduh, melipir sendiri menahan haus karena engkau
Sungguh aku lihat engkau berseberangan denganku
Kering juga wajahmu yang sedang menunggu
Lemah
Patah
Seolah yang tinggal hanyalah doa
Gelisah
Aku juga lihat seseorang disana
Bukan di ujung pandanganku
Engkau melihat dan tersenyum
Bukan aku
Pun
Bunga mulai mekar
Dedaunan sepoy tbergoyang
Angin melambat lalu mengencang
Ahh.. dia melihatmu
Pelan sekali membawa rindu
Seperti takut air tumpah di tengah jalan
Jangan begitu
Engkau kemudian bicara
Dengan nada lirih dan cinta
Dia bertanya
Engkau juga bertanya
Bunga lalu layu lagi
Angin begitu besar rupanya
ahh bagai dua kutub yang berbeda
Tidak
Jangan lari
Ini belum hujan.. takut bila kemarau lagi
Pelan saja.. biar aku pikirkan ulang
Engkau jangan kemana ya..
No comments:
Post a Comment